TikTok di-Banned? Apa Jadinya Hidup Tanpa TikTok?



Hai bebs.
Baru-baru ini tersiar kabar bahwa Amerika Serikat memblokir layanan aplikasi TikTok karena pemerintahnya khawatir akan keamanan data pengguna aplikasi tersebut di negaranya. Kabarnya, aplikasi buatan Cina ini menggunakan data-data penggunanya untuk kepentingan pemerintah Cina. Oleh sebab itulah pemerintah AS khawatir akan kebocoran data negaranya dan memutuskan untuk memblokir atau melakukan banned TikTok.

Meski belum sampai keputusan final, kabar ini telah banyak membuat penggunanya di Amerika Serikat merasa sedih. Bahkan, para pengguna setianya membuat Tagar #TikTokBan serta #SaveTikTok agar pemerintah AS mengurungkan niat tersebut.
Padahal, tanpa TikTok, masih ada aplikasi lainnya yang juga memiliki fitur serupa namun dengan keamanan data pengguna yang lebih terjamin. Jika TikTok di-banned,  beberapa hal ini dapat kamu lakukan juga di-platform lainnya.

1. Membuat video kreatif dengan fitur editing
Video berlatar musik dengan beragam transisi editing yang bisa ditemukan di TikTok sebenarnya bisa kamu buat sendiri menggunakan aplikasi lainnya. Aplikasi editing video profesional maupun platform yang mudah digunakan seperti Likee sebenarnya juga sudah mampu menggantikan fungsi TikTok yang satu ini. 
Fitur save dan share ke beragam platform media sosial lainnya juga tentunya dapat digunakan dengan mudah sehingga konten yang kamu buat tak hanya eksis di satu platform saja, melainkan juga di berbagai platform milikmu.

2. Membuat dan mencari video tips 
Selama ini, tips tidak hanya dapat dibagikan dalam bentuk video saja. Bahkan, tips berbentuk tulisan juga sudah umum dibagikan warganet. Namun, memang semenjak kehadiran TikTok, tips-tips yang ada muncul sebagai bentuk video.
Kalau TikTok di-banned, kegiatan ini juga tetap tidak akan berubah dan masih bisa kamu lakukan, kok. Membuat video tips cukup mudah dan hanya perlu bermodal kamera HP saja. Kalau fitur ini, sih, semua platform media sosial lain juga bisa digunakan untuk share.

3. Membuat video lucu
Video lucu juga menjadi daya tarik dari TikTok. Padahal, video lucu yang dibuat di TikTok juga dapat dengan mudah dibuat dan di-share ke platform sosial media lainnya. Yang terpenting dari video lucu adalah ide kamu sendiri yang fresh, bukan karena platform TikTok-nya. Sebab, kalau ide kamu memang orisinil, fresh, dan lucu, pasti tetap akan viral di platform manapun juga, kok!

Nah, jadi itu dia jadinya hidup tanpa TikTok jika aplikasi satu ini terkena banned atau terblokir. Ternyata, hidup tanpa TikTok, tetap tidak akan berubah, ya. Pasti tetap akan ada aplikasi lainnya yang mampu menggantikan fitur-fitur tersebut. Jadi, jangan terlalu khawatir, ya!
Share:

22 komentar:

  1. iya juga sih, nanti pun akan ada aplikasi lain, terus ntar di banned lagi, gitu aja terus XD Jadi mending ga usah di banned ga sih wkwk menurutku sih gt XD

    BalasHapus
  2. sebenernya tiktok skrg lebih bermanfaat daripada tiktok pertama muncul loh mbak kalau menurutku :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget, skrg kontennya lebih bagus.

      Hapus
  3. Bener banget, pastinya akan ada aplikasi baru lagi yang akan menghibur jadi nggak perlu khawatir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akan ada terus pastinya tapi buat creator tiktok pasti sedih juga sih.

      Hapus
  4. hidup tanpa tiktok yaa tetap berjalan, dong. itu cuma aplikasi, dan seperti selayaknya aplikasi lain, bakal terus ada yang baru menggantikan yang lain :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget kalau hilang bakal muncul yang baru

      Hapus
  5. Yang ngebanned hanya di Amerika saja? Sebenarnya gpp sih menurutku karena bakal ada aplikasi lain. Sama halnya dengan dibeberapa negara yang membatasi penggunaan aplikasi media sosial instagram dan akhirnya ada aplikasi pengganti yang lebih populer di negara mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget, tiktok juga bukan satu"nya applikasi video pendek masih ada yg lain

      Hapus
  6. Wah bagi segelintir org yg penghasilan dr tiktok kayanya akan berat sih ya kl di banned huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi kalau beneran hilang aku yakin bakal ada pengganti. Jadi semacam hijrah doang

      Hapus
  7. padahal banyak orang kreatif yang berasal dari tiktok. taoi kalau hanya di banned di AS sih mungkin gak begitu ngaruh ya sama di sini. orang masih tetap bisa menggunakan tiktok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga saja pemerintah kita gak latah sih.

      Hapus
  8. Itu sih menurutku karena alasan politis. Kan AS lg musuhan sama China karena merasa titel adidayanya terancam. Tp kalo soal tiktok sendiri sih aku juga gak pake2 banget. Cm sambil lalu aja. Pegang blog sama IG aja uda tight banget 😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tiktok pas lagi pengen aja yakan, jadi kalau gak ada gak ngaruh 😅

      Hapus
  9. Oh...kelengkapan datanya diminta selengkap-lengkapnya saat mengisi apps TikTok?
    Aku belum pernah, instal sekalipun...karena bingung kalau sudah instal, aku mau isi apa yaa..?
    Hihii...padahal mah banyak yaa...konten yang bisa di eksplor.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya rumornya begitu tapi kadang kita gak sadar main accept aja.

      Hapus
  10. saya punya tiktok tapi ga pernah pakai, hanya sebatas daftar saja. lantas kudelete sekarang, gara-gara baca pas keamanannya yang belum terjamin dengan baik. belum baca lagi beritanya ternyata memang mau diblokir atau dibanned kah? sebenarnya banyak manfaat juga sih dari aplikasi ini, hanya saja sisi keamanan data user ya, yang masih dipertanyakan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di amerika sudah di banned, gak tau kalau diindonesia bakal ikut juga atau gak.

      Hapus
  11. Hm, ngeri juga ya kalau sampai ada celah di keamanan datanya :D aku pribadi belum main tiktok ini, soalnya takut kecanduan xD hehe

    BalasHapus